Evaluasi Pertumbuhan Bibit Aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) Terhadap Pemupukan P dan Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula

Growth Evaluation of Sugar Palm (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) Seedling with Phosphor Fertilization and Inoculated Arbuscular Mycorrhizal Fungi

  • Maria Paulina Universitas Bina Insan Lubuk Linggau
  • Irdika Mansur Institut Pertanian Bogor
  • Ahmad Junaedi Institut Pertanian Bogor
Keywords: Arenga pinnata, glomus, root colonization, mycorrhizae, spores.

Abstract

       Aren is one type of plant that has the potential to be developed because all parts of the plant can be used. Currently, the cultivation of sugar palm is still traditional and far less than other types of Arecaceae family. The research was conducted from August to October 2016 at the nursery site, and analysis of spore types and AMF colonization in the SEAMEO BIOTROP Bogor Silviculture Laboratory. This research was conducted on palm seedlings that were 19 months old. This study used a completely randomized design with 2 factors, namely P fertilization and AMF inoculation. The P fertilization factor has 2 levels, namely without P fertilization and given P fertilization. The inoculation factor for AMF consisted of 3 levels, namely without AMF inoculation, indigenous AMF, and my cover AMF. The results showed that P fertilization treatment and AMF inoculation did not significantly affect all observed variables, namely plants, number of leaf midribs, length of rachis, plant diameter, SPAD value, number of spores, and root colonization. There was 3 genus of spores, namely Acaulospora sp., Gigaspora sp., and Glomus sp., as well as 2 types of root infections in the form of hyphae and vesicles.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariyanti, M., Soleh, M. A., & Maxiselly, Y. (2017). Respon Pertumbuhan Tanaman Aren (Arenga pinnata merr.) dengan Pemberian Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik Berbeda Dosis. J. Kultivasi, 16(1), 271-278.

Bachtiar, Ghulamahdi, M., Melati, M., Guntoro, D., & Sutandi, A. (2016). Kecukupan Hara Fosfor pada Pertumbuhan dan Produksi Kedelai dengan Budidaya Jenuh Air di Tanah Mineral dan Bergambut. J. Ilmu Tanah dan Lingkungan, 18(1), 21-27.

Brundrett, M., Bougher, N., Dell, B., Grove, T., & Malajczuk, N. (1996). Working with Mychorrizas in Forestry and Agricultural. Canberra (AU): Australian Centre for International Agricultural Research.

Effendi, D. S. (2010). Prospek Pengembangan Tanaman Aren (Arenga pinnata Merr) Mendukung Kebutuhan Bioetanol di Indonesia. J. Perspektif, 9(1), 36-46.

Hadianur, Syafruddin, & Kesumawati, E. (2016). Pengaruh jenis fungi mikoriza arbuscular terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. J. Agrista, 20(3), 126-134.

Hermawan, H., Muin, A., & Wulandari, R. S. (2015). Kelimpahan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada Tegakan Ekaliptus (Eucalyptus pellita) Berdasarkan Tingkat Kedalaman di Lahan Gambut. J. Hutan Lestari, 3(1), 124-132.

INVAM. (2019). Dipetik Juli 26, 2020, dari International Culture Collection of (Vesicular) Arbuscular Mycorrhizal Fungi: https://invam.wvu.edu/methods/mycorrhizae

Janting, Muin, A., & Burhanuddin. (2018). Pertumbuhan bibit aren (Arenga pinnata Merr) pada media tanah ultisol di persemaian. J. Tengkawang, 8(1), 1-5.

KEMENTAN. (2016). Basis Data Statistik Pertanian. Dipetik Juli 16, 2020, dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia: https://aplikasi2.pertanian.go.id/bdsp/id/komoditas

Kurnia, Gusmiaty, & Larekeng, S. H. (2019). Identifikasi dan Karakterisasi Mikoriza pada Tegakan Nyatoh (Palaquium sp.). J. Perennial, 15(1), 51-57.

Lempang, M. (2012). Pohon Aren dan Manfaat Produksinya. Info Teknis Eboni, 9(1), 37-44.

Malik, M., Hidayat, K. F., Yusnaini, S., & Rini, M. V. (2017). Pengaruh Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula dan Pupuk Kandang dengan Berbagai Dosis terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine max [L.] Merrill) pada Ultisol. J. Agrotek Tropika, 5(2), 63-67.

Manahan, Putri, L. A., & Husni, Y. (2014). Respons Pertumbuhan Bibit Aren (Arenga pinnata Merr) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair. J. Online Agroteknologi, 2(2), 460-471.

Mashud, N., Maliangkay, R. B., & Nur, M. (2013). Pengaruh Pemupukan terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Aren Belum Menghasilkan. B. Palma, 14(1), 13-19.

Miska, M. E. (2015). Respon Pertumbuhan Bibit Aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) terhadap Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula Indigeneous [tesis]. Institut Pertanian Bogor. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Morton, J. B., & Benny, G. L. (1990). Revised Classification of Arbuscular Mychorrizal Fungi (Zygomycetes). Mycotaxon, 37, 471-491.

Novita, D., Kesuma, B. W., & Susilo, E. (2017). Aplikasi Pupuk Organik Cair Berbahan Limbah Kulit Buah Aren (Arenga pinnata Merr.) untuk Meningkatkan Potensi Pertumbuhan dan Hasil Kedelai di Tanah Ultisol. J. Agroqua, 15(1).

Nuryani, E., Haryono, G., & Historiawati. (2019). Pengaruh Dosis dan saat Pemberian Pupuk P terhadap Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris, L) Tipe Tegak. J. Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika, 4(1), 14-17.

Nusantara, A. D., Bertham, Y. H., & Mansur, I. (2012). Bekerja dengan Fungi Mikoriza Arbuskula. Bogor (ID): SEAMEO BIOTROP.

O'Connor, P. J., Smith, S. E., & Smith, F. A. (2001). Arbuscular Mycorrhizal Associations in the Southern Simpson Desert. Australian Journal of Botany, 49, 493-499.

Palasta, R., & Rini, M. V. (2017). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit dengan Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskular dan Beberapa Dosis Pupuk Fosfat. J. Agro Industri Perkebunan, 5(2), 97-106.

Peterson, R. L., Massicotte, H. B., & Melville, L. H. (2004). Mychorrhizaz : Anatomy and Cell Biology. Ottawa (CA): NRC Research Press.

Rajapakse, S., & Miller, J. C. (1992). Methods for Studying Vesicular-Arbuscular Mycorrhizal Root Colonization and Related Root Physical Properties. Sandiego (US): Academic Pr.

Sebayang, L. (2016). Keragaan Eksisting Tanaman Aren (Arenga pinnata Merr) di Sumatera Utara. J. Pertanian Tropik, 3(2), 133-138.

Simanungkalit, R. D. (2006). Cendawan Mikoriza Arbuskuler. Dalam R. D. Simanungkalit, D. A. Suriadikarta, R. Saraswati, D. Setyorini, & W. Hartatik, Pupuk Organik dan Pupuk Hayati (hal. 159-190). Bogor (ID): Balai Besar Penelitian dan Pengembangan.

Siregar, N. (2017). Inveksi Fungi Mikoriza Arbuskula pada Akar Tanaman Kelapa Sawit (Afdeling II dan III di PTPN III Kebun Batang Toru). J. Education and development STKIP Tapanuli Selatan, 6(4), 31-33.

Smits, W. T. (1996). Arenga Pinnata, (Wurmb) Merrill. Bogor (ID): Prosea Foundation.

Suharno, Tanjung, R. H., Agustini, V., & Sufaati, S. (2015). Keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula pada Tumbuhan Pokem [Setaria italica (L). Beauv.] dengan Metode Trapping. J Biologi Papua, 7(2), 68-77.

Utari, A. (2018). Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Aren sebagai Pupuk Kompos terhadap Evaluasi Nutrisi Silase Rumput Gajah pada Ternak Ruminansia. J. Eksakta, 3(1), 9-24.

Yunus, M., Syafruddin, & Syamsuddin. (2016). Pemanfaatan Fungi Mikoriza Arbuskular Spesifik Lokasi dan Pupuk Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit pada Tanah Ultisol terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq). J. Agrista, 20(3), 150-160.

Yusriadi, Pata'dungan, Y. S., & Hasanah, U. (2018). Kepadatan dan Keragaman Spora Fungi Mikoriza Arbuskula pada Daerah Perakaran Beberapa Tanaman Pangan di Lahan Pertanian Desa Sidera. J Agroland, 25(1), 64-73.

CROSSMARK
Published
2020-12-29
DIMENSIONS
How to Cite
Paulina, M., Mansur, I., & Junaedi, A. (2020). Evaluasi Pertumbuhan Bibit Aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) Terhadap Pemupukan P dan Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula. Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai, 10(2), 74-86. https://doi.org/10.36589/rs.v10i2.132